ANGGOTA DPRD PRINGSEWU MINTA OKNUM POLISI YANG PUKULI TUKANG CUKUR DIHUKUM AGAR ADA EFEK JERA

Filed under: BERITA TERBARU,HIKMAH,KABAR PRINGSEWU |

foto tribun

PRINGSEWU – Ketua Komisi I DPRD Pringsewu Anton Subagiyo meminta proses hukum terhadap oknum polisi, Brigadir Edwin Rais, tetap ditegakkan. Edwin Rais melakukan penganiayaan terhadap Sofyan Doni Kurniawan (24), tukang cukur di Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung.

Selain memukuli Sofyan, Edwin Rais juga sempat melepaskan tembakan ke arah warga yang ada di sekitar tempat kejadian perkara. Motif pemukulan hanya karena Brigadir Edwin Rais tidak puas dengan hasil cukuran korban.

Menurut Anton Subagiyo, penggunaan senjata api di sembarang tempat dan melukai seseorang harus dihukum sesuai ketentuan yang berlaku. Menurut dia, upaya tersebut untuk menjaga kewibawaan Polri sebagai fungsi lembaga pengayom dan melayani masyarakat.

Sebab, tambah dia, penggunaan senjata api itu ada standar operasional prosesurnya (SOP). Adanya penegakan hukum menurut dia, agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Tidak hanya itu, Anton meminta supaya Dinas Sosial melakukan pendampingan terhadap korban, Sofyan Doni Kurniawan. Supaya, lanjut dia, kekerasan yang diterima tidak menimbulkan dampak traumatik mendalam.

Kepolisian Sektor Sukoharjo telah mengamankan barang bukti kekerasan yang dilakukan oknum polisi Brigadir Edwin Rais (28) kepada tukang cukur Sofyan Doni Kurniawan (24) warga Sukamulya, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Sabtu, 25 November 2017 kemarin.

Kepala Polsek Sukoharjo AKP Wahidin mengatakan bahwa barang bukti yang diamankan itu berupa patok bambu, dan pisau cukur. Dia mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban terkait peristiwa penganiayaan tersebut.

“Kami sudah menerima laporannya, Polda langsung yang menangani,” ujarnya saat dihubungi melalui ponsel, Senin, 27 November 2017.

Sementara itu, Sofyan hingga Senin ini belum membuka lagi lapak cukurnya. Dia mengatakan, bukan karena was-was atau yang lainnya.

Ia menuturkan, belum membuka kios karena masih kurang enak badan. “Masih nggak enak badan,” ujarnya.

SUMBER : TRIBUNLAMPUNG.CO.ID

Facebook Comments
(Visited 185 times, 1 visits today)
Nur AminudinPosted by on November 28, 2017. Filed under BERITA TERBARU, HIKMAH, KABAR PRINGSEWU. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *