ISTIQOMAH BERIBADAH, PEROLEH NILAI TERSENDIRI DI SISI ALLAH SWT

Filed under: BERITA TERBARU,HIKMAH,KABAR PRINGSEWU,KHAZANAH |

DSC_0047

Pringsewu, Istiqomah dalam ibadah adalah melakukan seluruh aktifitas ibadah yang nampak maupun tidak nampak dengan terus menerus serta meninggalkan larangan Allah. Keistiqomahan seseorang dalam beribadah akan mendapatkan catatan tersendiri dari Allah.

DSC_0046

Hal ini dijelaskan Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Al Husna Pringsewu KH. Abdul Hamid Al Hafidz saat membahas materi tentang Istiqomah pada Ngaji Ahad Pagi (Jihad Pagi) yang dilaksanakan di Aula Gedung NU Pringsewu, Ahad (12/11).

Dalam kehidupan ini lanjutnya, seseorang hendaknya memiliki satu keistiqomahan dalam ibadah walaupun dalam bentuk ibadah yang sederhana. “Allah lebih suka kepada Ibadah yang sedikit tapi istiqomah daripada Ibadah yang banyak tapi borongan dan tidak istiqomah,” tegasnya.

Berbagai ibadah harian yang dapat dilakukan dengan istiqomah diantaranya membaca Al Quran walaupun satu ayat, beristighfar, membaca shalawat, berpuasa dan sejenisnya.

“Imam Ghazali menyebutkan bahwa seseorang dikatakan memiliki potensi sikap istiqomah ketika mampu melakukan sesuatu pekerjaan atau ibadah tiga kali secara berturut-turut,” katanya.

Berbagai manfaat dari sikap istiqomah, jelas Pria yang juga hafidz Quran ini, sudah dijelaskan dalam Al Quran diantaranya pada Surat Jin ayat 16. Dalam ayat tersebut ditegaskan bahwa seseorang yang mampu istiqomah beribadah dijalan Allah akan dikaruniai rizki yang mudah oleh Allah SWT

Dalam Quran Surat Fusshilat ayat 30 juga disebutkan bahwa para malaikat akan diturunkan oleh Allah bagi orang yang istiqomah beribadah saat Ia dalam kondisi sakaratul maut.

“Para Malaikat akan menghilangkan rasa takut atas proses sakaratul maut, menghilangkan rasa sedih berpisah dengan orang yang dicintai dan memberikan kabar gembira bahwa Ia termasuk Ahli Surga,” jelasnya.

Untuk melakukan ibadah yang istiqomah lanjutnya, seseorang akan menghadapi banyak ujian. Namun tantangan ini harus dikalahkan karena ada yang akan senang dengan kegagalan dalam beristiqomah yaitu setan.

“Mari perbanyak istighfar untuk menggantikan ibadah yang kita istiqomahi namun tidak bisa dilaksanakan. Istiqomah lebih baik daripada seribu karomah,” pungkasnya. (Muhammad Faizin).

Facebook Comments
(Visited 43 times, 1 visits today)
Nur AminudinPosted by on November 14, 2017. Filed under BERITA TERBARU, HIKMAH, KABAR PRINGSEWU, KHAZANAH. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *